Pariwisata Majalengka Melonjak 26 Persen Sepanjang 2025, Wisata Alam Masih Jadi Primadona
Sektor pariwisata Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, sepanjang tahun 2025 menunjukkan denyut pertumbuhan yang kian menguat.
Data kunjungan wisata menjadi cermin meningkatnya minat masyarakat untuk menjadikan Majalengka sebagai destinasi liburan yang menjanjikan, terutama berbasis alam dan lanskap terbuka.
Jika ditinjau berdasarkan periode waktu, puncak kunjungan wisata terjadi pada Triwulan II dengan total 546.417 pengunjung. Momentum libur panjang menjadi katalis utama meningkatnya arus wisatawan ke berbagai destinasi unggulan yang tersebar di wilayah Majalengka.
Data tersebut juga menunjukkan bahwa wisata alam masih menjadi primadona utama. Situ Cipanten mencatat jumlah kunjungan tertinggi dengan 186.778 wisatawan, disusul Terasering Panyaweuyan yang menarik 149.505 pengunjung, serta Situ Ciranca dengan 127.140 pengunjung.
Ketiganya menempati posisi tiga besar destinasi wisata terfavorit di Kabupaten Majalengka sepanjang 2025. Tren kunjungan ini menegaskan preferensi wisatawan terhadap destinasi berbasis danau, perbukitan, serta lanskap alam yang menawarkan pengalaman menyatu dengan lingkungan.
Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang besar bagi pemerintah daerah dan pengelola wisata untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan, memperkuat aksesibilitas, serta mengoptimalkan promosi wisata alam Majalengka.